UM Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Beasiswa dengan LPQQ Indonesia, dari S1 hingga S2
UM Indonesia Buka Peluang Kolaborasi Beasiswa dengan LPQQ Indonesia, dari S1 hingga S2
Bekasi — Kerjakan sama Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM ID) dengan Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia tidak hanya diarahkan pada penguatan pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang pengembangan mahasiswa dan program beasiswa.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi LPQQ Indonesia bersama jajaran UM Indonesia menjelang rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada acara Sertifikasi Mualim Al-Qur’an, Sabtu, 5 September 2026.
Dalam audiensi tersebut, Kasubdit KP3MP UM Indonesia Mayang, menyampaikan bahwa kerja sama dengan LPQQ Indonesia dapat diarahkan pada upaya peningkatan jumlah mahasiswa sekaligus membuka peluang sinergi dalam program beasiswa.
Informasi me as mmngenai berbagai skema beasiswa UMI juga disampaikan B. Diah. Untuk jenjang S1, terdapat sejumlah skema beasiswa, antara lain Beasiswa Kompetensi Unggul/Karyawan, Beasiswa Prestasi, serta Beasiswa Ahmad Dahlan bagi mahasiswa kurang mampu yang dapat mencapai pembiayaan 100 persen.
Sementara untuk jenjang S2 tersedia antara lain Beasiswa Kompetensi Unggul melalui surat bekerja, serta program Bakti Perserikatan. Selain itu, terdapat pula peluang beasiswa melalui berbagai program seperti BSI Scholarship, beasiswa pemerintah daerah, BAZNAS, serta KIP yang dapat memberikan dukungan pembiayaan hingga 100 persen sesuai ketentuan program.
Peluang tersebut dinilai strategis karena jaringan LPQQ Indonesia tersebar melalui para Mualim Al-Qur’an dan Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA) di berbagai wilayah.
Sekjen LPQQ Indonesia Ust. Ibrahim menjelaskan bahwa KBMA merupakan kelompok pembelajaran Al-Qur’an yang dibina oleh Mualim-Mualim LPQQ Indonesia. Dalam satu kelompok, pembelajaran dapat diikuti sekitar 20 hingga 50 peserta dengan menggunakan sistem pembelajaran klasikal.
Pesertanya tidak terbatas pada anak-anak, tetapi juga mencakup orang dewasa dan lansia, pelajar, mahasiswa, hingga berbagai komunitas masyarakat.
Karena itu, sinergi UMI dan LPQQ Indonesia dinilai memiliki ruang kerja sama yang luas, mulai dari peningkatan kompetensi pendidik Al-Qur’an, pelatihan, pengembangan mahasiswa, hingga membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui program beasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UMI, Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan UMI untuk bersinergi dengan LPQQ Indonesia.
Kesepakatan awal ini selanjutnya akan dituangkan dalam MoU yang direncanakan ditandatangani pada Sabtu, 5 September 2026.


Komentar
Posting Komentar