Cetak Mu’allim Al-Qur’an Berkualitas, LPQQ Tasikmalaya Gelar Sertifikasi Nasional dan TOT
TASIKMALAYA — Upaya meningkatkan kualitas tenaga pengajar Al-Qur’an terus dilakukan oleh Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia. DPD LPQQ Kabupaten Tasikmalaya menggelar Sertifikasi Nasional dan Training of Trainer (TOT) Mu’allim Al-Qur’an, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Miftahul Huda Al-Makiyyah, Margahayu, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.30 WIB.
Program sertifikasi dan TOT ini menjadi bagian dari upaya LPQQ Indonesia dalam menyiapkan Mu’allim Al-Qur’an yang kompeten, profesional, dan mampu menerapkan metode pembelajaran yang efektif.
Ketua Umum DPP LPQQ Indonesia KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi hadir sebagai salah satu tokoh utama dalam kegiatan tersebut. Selain memberikan sambutan dan materi, beliau juga secara langsung melantik pengurus DPD LPQQ Kabupaten Tasikmalaya.
![]() |
Menurut semangat yang dibangun LPQQ Indonesia, pengentasan buta aksara Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membangun lembaga pembelajaran. Diperlukan pula tenaga pengajar yang memiliki kemampuan, standar pembelajaran, serta semangat pengabdian yang kuat.
Karena itu, sertifikasi dan TOT menjadi salah satu bagian strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya diwakili Lala Heryana, S.STP., M.Si., Asisten Administrasi Umum Kabupaten Tasikmalaya, yang menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan LPQQ.
Hadir pula H. In In Nurul Hidayat, S.Pd., M.Pd. dari Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Ketua BKMM Kabupaten Tasikmalaya Hj. Ai Diantani, S.H., M.Kn., dan perwakilan BKMM Provinsi Jawa Barat Hj. Iin Inarotul Huda.
Sementara itu, H. Ahmad Syafi’i dipercaya memimpin DPD LPQQ Kabupaten Tasikmalaya sebagai ketua.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta mendapatkan pembekalan untuk selanjutnya dapat menjadi bagian dari penggerak pembelajaran Al-Qur’an di daerah masing-masing.
Melalui program tersebut, LPQQ Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperluas gerakan Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an dengan memperkuat kualitas para Mu’allim dan Mu’allimah.
Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan belajar membaca Al-Qur’an dengan metode pembelajaran yang tepat, terarah, dan mudah diterapkan.


Komentar
Posting Komentar